Generasi Z Indonesia Harus Tahu Blockchain, Apalagi TKO, Wajib!

Okay Gan! Sebelum kita sisir topik melalui artikel ini, gua pengen nujukin kalian berapa jumlah Generasi Z di negara tercinta kita, Indonesia. Dilansir dari KOMPAS.com bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil sensus penduduk tahun 2020 (SP2020) per September 2020 penduduk Indonesia itu berjumlah 270, 20 juta jiwa. Komposisi terbesar adalah Generasi Z dengan 27, 94 % sedangkan Generasi Milenial berjumlah 25,87% dari populasi penduduk Indonesia. Owh ya, mungkin kamu gak merasa kalau kamu Generasi Z dan Generasi Milenial ya?! Oke, gua jelasin dikit nih ya. Generasi Z adalah kelompok orang yang lahir antara tahun 1997-2012 sekarang rentang usianya 10-24 tahun , sedangkan Generasi Milenial lahir sekitar 1981-1996 dan sekarang berusia 25-40 tahun, dah paham?! Oke, lanjut ya!.

Nah, Saking besarnya jumlah ini, negara kita akan mengalami bonus demografi di tahun 2030. Apa sih bonus demografi? FYI menurut siaran Pers Bappenas bahwa “pada 2030-2040, Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).” Gitu, gan.

Sebelum tahun 2030 tiba yang saat itu Indonesia mulai mengalami bonus demografi, kira-kira nih, apa yang telah kamu rencanakan?

Mungkin kalian mayoritas akan memikirkan karir. Well! Itu sangat bagus! Akupun dulu begitu. Namun menurutku ada yang lebih penting dari sebuah karir guys yaitu financial freedom dengan investasi sedini mungkin. Ini saya gak ngomong kalau karir gak penting lho ya, Silakan itu dijalani karena itu adalah khitoh kalian. Kita tambah resolusi bahasan tentang alasan saya kenapa financial freedom dengan investasi sedini mungkin itu lebih penting. Jadi suatu saat di masa depan, kita akan menua dan Generasi Z dan Generasi Milenial pun juga akan tergantikan oleh generasi selanjutnya. Kita sepakat jika semakin kita tua produktifitas kita akan menurun sedangkan kita tetap memiliki kebutuhan untuk hidup (survive).

Nah, dari situ kita mikir kalau kita harus memiliki investasi. Lha terus nabung emang gak bisa? Ya aku jawab bisa. Memang prinsip dasarnya investasi adalah menabung. Lantas apa bedanya sih? Jelas berbeda. Jika kamu menabung uang selama 10 tahun nilainya akan pasti bisa terhitung, dan itu terkena penurunan nilai mata uang atau terdepresiasi. Namun jika kita pakai instrumen investasi kemungkinan besar asset yang kita miliki akan tumbuh nilainya dalam jangka waktu yang panjang. Saat ini sudah banyak sekali jenis-jenis investasi yang bisa Generasi Z dan Generasi Milenial pelajari dan digunakan untuk mewujudkan financial freedom kalian. Misalkan seperti reksadana, emas 24 karat, saham, dan cryptocurrency/ mata uang digital.

Reksadana (pasar uang) dan emas itu memiliki risiko yang relative rendah, sedangkan saham dan cryptocurrency itu risikonya tinggi tapi returnnya juga tinggi. Nah khusus investasi cryptocurrency/ mata uang digital untuk Generasi Z harus tahu, malah wajib! Kenapa? Karena ini adalah investasi berbasis teknologi yang memiliki system blockchain. Jadi sangat cocok.

Mungkin kalian ada yang belum tahu tentang teknologi blockchain ini ya, dilansir dari Seculab laboratory blockchain ini adalah sistem database yang lebih aman dan transparan. Loh, bukannya blockchain itu dimanfaatkan untuk transaksi cryptocurrency seperti bitcoin? Yap, itu adalah salah satu implementasinya namun sekarang sudah berkembang. Jadi, blockchain tidak melulu tentang cryptocurrency”. Jadi blockchain itu adalah database untuk yang aman dan transparan dan didalamnya terdapat mata uang digital atau asset digital seperti bitcoin. Namun semuanya telah berkembang pesat. Saat ini koin digital tidak hanya Bitcoin namun ada Ethereum, Thether, BNB, Cardano,  Polkadot, TKO dan masih banyak lagi. Nilainya yang terus naik tak ayal membuat asset koin digital ini makin hari makin di percaya sebagai investasi yang menjanjikan di masa depan.  Kita ambil contoh koin yang plaing perkasa yaitu Bitcoin, harga 10 tahun terakhir Bitcoin sebagai berikut




Sumber gambar dari https://coinmarketcap.com/id/currencies/bitcoin/

Tahun 2014 harga Bitcoin masih 4juta rupiah per koin, nah harga per tahun 2021 Juli itu udah nembus 500an juta rupiah, naik 51.791, 78 % itu menurut CoinMarketCap. Coba kita lihat BNB. Berdasarkan data dari www.coinmarketcap.com harga BNB per 5 Juli 2021 adalah Rp 4.520.078,58 yang sebelumnya harganya per 26 Juli 2017 itu baru Rp 1.428,05 terhitung naik 310.128, 51 % hanya dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun ndan. dengan detail perkembangan sebagai berikut



Sumber dari https://coinmarketcap.com/id/currencies/binance-coin/

Sejak kelahirannya, jika dibandingkan antara bitcoin dan BNB secara kenaikan BNB lebih mentereng. Ini mungkin diakibatkan karena BNB adalah koin yang dilahirkan oleh platform coin exchange yaitu Binance. Dan perlu kamu ketahui bahwa Binance saat ini merupakan platform coin exchange terbesar di dunia. Dan kamu juga bisa membuat akun Binance lewat apps store gadget kalian, dan mulai berinvestasi di Binance. Di Binance ada banyak banget koin digital yang ditawarkan. Tentunya kamu harus riset dulu sebelum memutuskan membeli asset koin yang sesuai dengan hasil pengamatannmu ya. Namun yang kamu juga jangan sampai ketinggalan melirik satu koin digital asal Indonesia, yaitu TKO.



Sumber dari https://tokoscape.com/#

Dilansir dari website resminya TKO adalah ekosistem CeFi + DeFi holistik berbasis BSC: merupakan yang pertama menjadi pelopor strategi sebuah pendekatan ganda bagi setiap orang Indonesia untuk berpartisipasi dalam kripto untuk ekulitas finansial yang lebih besar. Ini menggabungkan solusi, seperti Farming Pool dan TKONFT, untuk memberikan keamanan dan kemajuan yang tak tertandingi.Dengan tim terkemuka. Yang lebih gilak! TKO dari Tokocrypto ini merupakan tangan kanan dari Binance, gan! Kalian bisa pikirin jika Tokocrypto itu bekerja sama dengan Binance bos.

Di interface aplikasi Tokocrypto saat ini sangat mirip dengan aplikasi Binance, bahkan yang terbaru di aplikasi Tokocrypto itu sudah bisa staking TKO via aplikasinya langsung gaes. Mantappppp! Karena memang sebelumnya stakingnya itu hanya bisa lewat websitenya jadi agak repot jika harus login terlebih dahulu dengan melewati beberapa security (keamanan).

Ini ada Screen Shot dari playstore yang pernah aku komen gan, dan ternyata terjadi lho, ya mungkin memang targetnya juga sudah akan seperti di Binance. Dan mungkin besok tidak hanya staking aja tapi ada yang lain juga seperti program Launchpool ataupun Launchpad yang bisa sangat menguntungkan. Dan prediksiku suatu saat nanti Tokocrypto bisa tumbuh dan berkembang menjadi seperti Binance, ndan. Tapi ini disclaimer ya, bukan terus ini sebagai rujukan utama namun silahkan dikembalikan pada kami masing-masing.

  

Ciamik lah Tokocrypto ini, lantas apa sih fungsi atau Bahasa kerennya itu utilitas TKO itu?

Ini sedikit ngintip dari websitenya Tokocrypto ya, bahwa “Tokocrypto adalah penerbit TKO yang berfungsi sebagai token utilitas asli untuk pertukaran Tokocrypto.” Gua gak pengen yakinin kamu,biar kalian mikir sendiri, itu terserah kalian mau teretarik atau gak, tapi ini adalah investasi jangka panjang menuju financial freedom yang menarik untuk Generasi Z dari segi teknologi maupun nasionalisme. Owh ya, Kita bisa ikut memantau dan mengawal roadmap yang telah di buat oleh Tokocrypto lho, kalian bisa download roadmapnya di klik bit.ly/TokeTokenWritingCompetition atau di bit.ly/TKOwritingCompetition disitu kalian bisa pelajari Litepaper V2 nya. Dibawah ini gua udah tampilin Roadmapnya Tokocrypto gaes!


        Mungkin saat ini TKO masih dianggap sebelah mata oleh sebagian orang Indonesia sendiri. Namun sampai kapan kita khususnya Generasi Z yang super adaptif dengan teknologi canggih tidak mau belajar teknologi masa depan ini? Gua akan berteman dengan TKO selama-lamanya. TKO is my best friend! Gimana kalau kamu?



Rujukan :

https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/23/163200065/indonesia-didominasi-generasi-milenial-dan-generasi-z-apa-plus-minusnya-?page=all

https://www.bappenas.go.id/files/9215/0397/6050/Siaran_Pers_-_Peer_Learning_and_Knowledge_Sharing_Workshop.pdf

https://seculab.labs.telkomuniversity.ac.id/mengenal-blockchain-dan-contoh-perusahaannya-di-indonesia/

https://coinmarketcap.com/id/currencies/binance-coin/

https://coinmarketcap.com/id/currencies/bitcoin/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamar Mandi Transparan